KEAMPUHAN PENGOBATAN cara NABI

:::BEKAM itu FARDHU KIFAYAH, Imam Ghazali ra berpendapat yang dinuklilkan dalam kitab Taysirul Fiqih lil Muslimin Mu’ashir oleh DR. Yusuf Qardhawi pada halaman 235 – 236 :::: 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah: 
“Sesungguhnya me-RUQYAH termasuk amalan yang utama. Me-RUQYAHtermasuk kebiasaan para nabi dan orang-orang shalih. Para nabi dan orang shalih senantiasa menangkis setan-setan dari anak Adam dengan apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya”..

Bekam itu sebaik–baiknya pengobatan: 
“Dari Humaid Ath Thawil ra, dari Annas bin Malik ra, Nabi SAW bersabda,“Sesungguhnya SEBAIK-BAIKNYA PENGOBATAN yang kalian lakukan adalah BERBEKAM”. (HR. Tirmidzi)

Ibnul Qayyim berkata: 
“Pengobatan ala-Nabi tidak seperti layaknya pengobatan ahli medis (barat-red). Pengobatan ala-Nabi dapat diyakini dan bersifat pasti (qath’i), bernuansi ilahy, berasal dari wahyu dan misykat nubuwah serta kesempurnaan akal.”

Thomas W. Anderson (1985) 
Juga mempublikasikan penelitian bekam dalam bentuk buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Method atau 100 Penyakit yang Dapat Diobati dengan Bekam.”

“Pada malam aku di-isra’kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata: “Wahai Muhammad SURUHLAH UMATMU MELAKUKAN BEKAM.” (HR Sunan Abu Daud, Ibnu Majah, Shahih Jami’us Shaghir 2/731).

Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullah berkata: 
“Berpalingnya manusia dari cara pengobatan nubuwwah seperti halnya berpalingnya mereka dari pengobatan dengan Al-Qur`an, yang merupakan obat bermanfaat.” Dengan demikian, tidak sepantasnya seorang muslim menjadikan pengobatan nabawiyyah sekedar sebagai pengobatan alternatif. Justru sepantasnya dia menjadikannya sebagai CARA PENGOBATAN YANG UTAMA, karena kepastiannya datang dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala lewat lisan Rasul-Nya Shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Prof . Canteil dari Perancis: 
“Interferon bertambah setelah bekam dan organ kekebalan tubuh semakin kuat setelah bekam”.

“Dari Ashim bin umar bin Qatadah ra,dia memberItahu bahwa Jabir bin Abdullah ra pernah menjenguk Al-muqni’ ra, dia bercerita : “aku tidak sembuh sehingga aku berbekam, karena sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda“SESUNGGUHNYA DIDALAMNYA TERKANDUNG KESEMBUHAN” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Ya’la, al-Hakim, al-baihaqi)

Ibnu Qoyyim: 
“Sungguh para tabib telah sepakat, bahwa ketika memungkinkan pengobatan dengan bahan makanan, maka jangan beralih kepada OBAT-OBATAN KIMIAWI. Ketika memungkinkan mengkonsumsi obat yang sederhana, maka jangan beralih memakai obat yang kompleks. Mereka mengatakan ‘setiap penyakit yang bisa ditolak dengan makanan-makanan tertentu dan pencegahan, janganlah mencoba menolaknya dengan obat-obatan kimiawi ‘.”

“Di luar negeri sudah banyak diteliti tentang cara kerja dan manfaat dari terapi bekam, seperti yang dilakukan oleh Dr.Amir Muhammad Sholih (Dosen Tamu di Universitas Chichago, peraih penghargaan di Amerika bidang pengobatan natural dan anggota Organisasi Pengobatan Alternatif di Amerika). Amir mengemukakan sisi ilmiah terapi bekam dalam majalah Arab Al-Ahrom edisi 218-2001. Menurut Amir, pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum kedokteran di Amerika. Pengobatan bekam terbukti bermanfaat karena orang yang melakukan pengobatan dengan bekam dirangsang pada titik saraf tubuh seperti halnya pengobatan akupuntur. Tetapi dalam akupuntur yang dihasilkan hanya perangsangan, sedangkan bekam selain dirangsang juga terjadi pergerakan aliran darah”.

Dr. Kawa Kurwawa dari Jepang: 
“BEKAM DAPAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT karena bekam membersihkan tubuh dari endapan darah yang mati dan sudah tidak mengikat oksigen”.
Banyak penelitian bekam dilakukan oleh ilmuwan negara barat. Seperti penelitian Kohler D (1990) yang dituangkan dalam buku berjudul, The Connective Tissue as The Physical Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method (Jaringan Ikat sebagai Media Fisik untuk Menghantarkan Energi Pengobatan dengan Bekam).

Ibnu Qoyyim juga berkata: 
”Bahkan perbandingan metode pengobatan para dokter dengan metode pengobatan Nabawi adalah seperti perbandingan antara metode pengobatan yang dilakukan oleh ORANG-ORANG BODOH dengan metode pengobatan para dokter. Hal ini telah diakui oleh para pakar dan tokoh-tokoh kedokteran. [Ath-Thibbun Nabawi, ibnu qoyyim al-Jauziyah, hal.11-36]

MALAIKAT MENYURUH NABI AGAR UMATNYA MELAKUKAN BEKAM/THIBBUN NABAWI 
Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah aku melewati satu dari langit-langit yang ada melainkan para malaikat mengatakan: ‘HAI MUHAMMAD PERINTAHKAN UMATMU UNTUK BERBEKAM, KARENA SEBAIK-BAIK SARANA YANG KALIAN PERGUNAKAN UNTUK BEROBAT adalah BEKAM, al-kist, dan syuniz semacam tumbuh-tumbuhan’. [Kitab Kasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami, III/388]

“Semoga Bermanfaat”

KLINIK ASSYARIF JAKARTA

 

This entry was posted in alamat bekam, bekam, bekam ciputat, bekam jakarta, bekam panggilan, berita bekam, klinik bekam, manfaat bekam, perintah bekam, tempat bekam, terapi bekam, titik bekam, video bekam and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>